Papuansphoto.News, Jayapura — Turnamen Waena Cup 2021 yang di selengarakan di Lapangan Sepak Bola Emsyk Perumnas II Waena memasuki babak 8 besar , yang mempertemukan Tim kuat Yakni PS Putra Pasifik dan Tunas Muda Hamadi. ( Rabu 17/3/2021).
Dalam Pantauan Langsung media , Pertandingan babak delapan besar tersebut sangatlah bergengsi di karenakan banyak Pemain Profesional yang berlaga dalam Turnamen Waena Cup.
Pertandingan Pertama Babak 8 besar yang di langsungkan hari ini mempertemukan dua Tim kuat Ps Putra Pasifik Vs Tunas Muda.Hamadi.
Pertandingan yang berlangsung Begitu ketat ,untuk merebut 1 tiket ke semifinal , Ps Putra Pasifik yang di Perkuat oleh beberapa pemain Profesional Seperti Viktor pae , Gerald Pangkali dan Pemain-pemain muda yang begitu tangguh , di Kubuh Tunas muda Hamadi pun di perkuat Salah satu Straiker Tajam yang pernah di miliki oleh Persipura Jayapura Titus Bonai, dan juga Pemain Muda Marcell Kararbo.
Pertandingan pertama babak 8 besar ini berakhir dengan Skor 2:1 Untuk kemenangan Tunas Muda Hamadi dan memastikan diri sebagai tim pertama yang lolos ke babak semifinal.
Dua gol Dari Tunas Muda Hamadi di cetak oleh Titus bonai dan okto sedangkan dari Ps putra pasifik di cetak oleh jhon pigai ,hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan Skor masih tetap sama 2:1 untuk kemenangan Tunas Muda Hamadi.
Gerald Pangkali yang memperkuat PS Putra Pasifik. ( Foto : Hendrik.R.Rewapatara/SP)Tampak Straiker Tunas Muda Hamadi Titus Bonai yang di Kawal ketat Oleh pemain Ps Putra Pasifik (Foto : Hendrik.R.Rewapatara/SP)
PAPUANSPHOTO,NEWS, JAYAPURA — Solidaritas Anti Miras Dan Narkoba Provinsi Papua menyikapi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 Tentang Investasi Minuman keras dan Papua Merupakan Salah Satu dari beberapa kabupaten yang akan di investasikannya Miras tersebut. (Minggu 28/2/2021).
Ketua Umum Samn Provinsi Papua Anias Lenka dalam jumpa Pers bersama media iya menyampaikan.
“Kami dari solidaritas anti miras dan Narkoba selama ini memperjuangkan untuk bagaiman miras bisa hilang dari tanah papua, dan dengan adanya perpres tentang investasi miras di papua , kami dari BPP Samn Papua menolak dengan Tegas apa yang menjadi harapan dari pemerintah dalam arti Perpres Nomor 10.Tahun 2021 tersebut”.
“Dengan tegas sekali lagi saya sampaikan Kami Tolak , Tukas Anias, karena Perpres tersebut sangat bertentangan di papua , kita bisa lihat bersama bahwa banyak sekali korban berjatuhan akibat miras , dan apabila Perpres tersebut di terapkan maka sangat Fatal , oleh karena itu kami tolak”.
Di tempat yang sama Perwakilan perempuan Badan Pengurus samn Papua Jane.T.Tegai menambahkan.
“Kami dari solidaritas anti miras mewakili seluruh perempuan papua ,merespon Perpres No 10 Tahun 2021 ini , respon kami bahwa keputusan tersebut sangat tidak memihak kepada kami terutama orang papua , dan di sini kami mau sampaikan untuk Pemerintah papua tidak perlu mengambil kebijakan tersebut “.
“Karena kebijakan tersebut sangat merugikan kami orang asli papua , generasi papua saat ini dan yang akan datang , kami.dengan tegas menolak, Tegas jane “.
Foto bersama saat Jumpa pers , BPP Samn Provinsi Papua (Foto : Hendrik.R.Rewapatara)
Papuansphoto,News, Timika — Massa dari Tiga kampung ditembagapura yakni kampung waa,banti dan opitawak meminta pemerintah kabupaten mimika dan PT.Freport serta TNI/Polri untuk segera memfasilitasi mereka untuk kembali ke kampung halaman. (Kamis 14/1/2021).
Dalam pantauan Papuansphoto,News di lapangan massa aksi melakukan pemalangan di terminal Karyawan PT.Freport di Gorong-gorong, massa yang hampir ratusan orang tersebut sempat melakukan pembakaran ban namun dengan sigap aparat gabungan Polisi dan brimob datang untuk melerai situasi.
Dilansir dari akun Facebook masyarakat adat independen tertulis bahwa masyarakat meminta untuk harus segera di pulangkan kembali ke kampung halaman.
‘Kami harus di kembalikan ke kampung halaman kami kalau tidak kami akan melakukan aksi jalan kaki menuju tembagapura’.
Massa aksi pada di Terminal Gorong-Gorong Mimika (Foto/Ist)
Papuansphoto,News – Rapat Koordinasi antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Aliansi Honorer Nasional Kabupaten Mamberamo Raya Provinsi Papua. (Selasa 12/1/2021)
AHN Kab.Mamberamo Raya Foto bersama Ketua DPRD Mamberamo Raya setelah Melakukan Pertemuan Di Rumah Kopi Kotaraja Kota Jayapura (Foto Ist)
Dalam Pres Realis yang di terima oleh media turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Mamberamo Raya pertemuan ini dilaksanakan terkait dengan persoalan honorer di kabupaten Mamberamo raya yang sampai saat ini belum dapat di tuntaskan.
Pertemuan yang diadakan di Rumah kopi Kotaraja Kota Jayapura ini adalah sebagai bentuk keseriusan DPRD dalam meresponi aspirasi yang di sampaikan oleh aliansi honorer kepada Lembaga Legislatif sebagai wakil rakyat sesuai tugas, fungsi dan kewenangan.
Ketua DPRD Kabupaten Mamberamo Raya Elias Basutei S, Pd mengatakan, Pengangkatan Honorer melalui Formasi khusus di Papua yang di upayakan oleh Pemerintah Provinsi Papua, perlu di apresiasi dan di berikan dukungan oleh Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya lebih khususnya DPRD Kabupaten Mamberamo Raya.
“ Pengangkatan Honorer di Papua Khususnya di Kabupaten Mamberamo Raya harus di dukung sepenuhnya, pengangkatan honorer di lakukan dengan mempriotitaskan Orang Asli Mamberamo Raya.
Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Mamberamo Raya tentu sangat mendukung Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya dalam Upaya Menyelesaikan persoalan Honorer.
Terkait aspirasi yang di sampaikan oleh Aliansi Honorer kepada DPRD, Kami akan menyurati Pemerintah Daerah lebih khusus Instansi Teknis kepegawaian dan terkait dengan Keuangan untuk membahasnya agar rencana pelaksanaan Formasi khusus pengangkatan Honorer maupun formasi lainnya dapat terlaksana dengan baik, “Tukasnya.
Sementara Itu Sekretaris DPD AHN Kabupaten Mamberamo Raya Elly Nandotrai juga mengungkapkan bahwa terkait upaya pengangkatan honorer di kabupaten Mamberamo raya tentu mengacuh pada keputusan rapat pada tanggal 04 September 2020 di gedung kementerian PAN dan RB di Jakarta.
Saat rapat bersama Pemerintah Provinsi Papua yang di hadiri oleh Wakil Gubernur Papua dan BKD Provinsi Papua bersama Pemerintah Kabupaten Kota yang hadir saat itu telah di putuskan oleh Menteri Pendayagunaan Apartur dan Reformasi Birokrasi terhadapap pengangkatan 20.000 honorer menjadi CPNS di Provinsi Papua.
Ujar Elly Nandotrai dalam releasanya yang di terima oleh redaksi Papuansphoto,News.
“ Ya, selain permintaan dari Aliansi Honorer tentu persoalan honorer ini juga telah mendapat dukungan dari Bupati Mamberamo Raya, pertemuan di gedung KEMENPAN RB pada saat itu Bapak Bupati mengutus Asisten III, dan Asisten I di damping Oleh Kepala BKD, Kepala Bagian Hukum Setda dan Kepala Bagian ORTAL bersama Pengurus AHN hadir bersama, hal ini tentu menunjukan sikap serius pemerintah terhadap persoalan honorer di Mamberamo Raya, hanya saja perlu di bahas bersama DPRD agar mendapat dukungan DPRD terkait tahapan selanjutnya di Tahun 2021. Kata Sekretaris Aliansi Honorer Mamberamo Raya.
Papuansphoto,News — Destinasi wisata pelangi yang berada di Kilo 8 Jalan Menuju Pelabuhan Poumako timika. (Sabtu 2/01/2021)
Dalam Pantauan Langsung media di lapangan , terdapat banyak sekali pemandangan yang mengibaratkan destinasi wisata tersebut tidak patuhi protokol kesehatan.
Kurangnya ketegasan dari pemilik tempat wisata terlihat dari gerbang masuk untuk ke kolam berenang dewasa dan anak-anak.
Terlihat 90% tidak menggunakan masker dan juga tidak menjaga jarak , bersamaan dengan liburan tahun baru membuat pengunjung sangat bergejolak pada hari sabtu 2 Januari 2021.
Covid 19 serasa tidak ada pada saat berada di destinasi wisata pelangi kilo 8 dikarenakan 3 M (Mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker tidak di hiraukan.
Redaksi Papuansohoto,News
Foto Kolam pemandian Orang dewasa yang ramai dengan pengunjung (Sabtu 2/01/2021)Tampak Pengunjung yang ramai dan tanpa Berjaga jarak di salah satu Pondok di pemandian Pelangi Kilo 8 (Sabtu 2/1/2021)Kolam anak-anak yang juga sangat ramai (Sabtu 2/1/2021)Tampak Tempat pembelian karcis pemandian pelangi kilo 8 (Sabtu 2/1/2021)
Papuansphoto,News — Melalui Direktur Madura United, Bpk. Haruna Soemitro mantap menentukan sikap timnya ditengah ketidakjelasan kompetisi Sepakbola Indonesia, yakni pembubaran tim.(Rabu 30/12/2020)
Sikap tersebut akan diputuskan jika sampai tutup tahun 2020, operator Liga atau PSSI belum memberi kepastian kompetisi.
Dalam artian, seluruh punggawa Madura United akan berstatus tanpa klub. Nantinya, para pemain bebas menunggu atau menerima pinangan dari klub lain.
Pihak klub juga sudah menyiapkan surat pembubaran tim yang berisikan empat pernyataan
Sisa gaji s/d Desember 2020 tetap akan dibayarkan, sesuai SK PSSI terakhir.
Diberikan kesempatan kepada Pemain untuk mencari Klub lain.
Mulai bulan Januari 2021 dan seterusnya tidak ada Hak Gaji.
Apabila sudah ada kejelasan dari PSSI dan LIB, maka pemain akan dipanggil kembali (apabila belum menerima tawaran klub lain) sesuai dengan kebutuhan tim
Dari Pantauan Langsung Media , terlihat pada saat hari libur akhir pekan Sabtu dan minggu Jalan Airport menjadi tempat pilihan utama warga timika untuk menikmati Indahnya hutan serta sejuknya beberapa pohon yang berjejer sepanjang jalan Airport.
Terlihat Tenda-tenda penjual jagung yang berjejer sepanjang jalan airport menjadi ciri khas tersendiri di kota timika dalam.hal.menciptakan destinasi Wisata Sederhana.
Seorang Ibu penjual jagung yang di temui media , yang enggan menyebutkan namanya iya menyampaikan.
“Saya berjualan Setiap senin sampai sabtu namun , lebih untungnya pada saat akhir pekan.seperti hari sabtu dan minggu , karena lebih banyak pengunjung di jln airport”. Tukasnya
“Lanjutnya , pada saat pembatasan waktu kemarin akibat Covid 19 memang sangat ganggu Ekonomi , namun saya bersyukur pada saat new normal ini bisa kembali berjalan seperti biasa”.
Ditempat yang sama Silvestee R , kepada media iya juga menambahkan perlu adanya perhatian secara serius dari pemerintah pemkab mimika agar Mereka yang berjualan ini bisa tertata rapi.
“Saya sangat bersyukur karena pada saat desember ini dan tepatnya di hari natal ke dua ini saya bisa menikmati indahnya Matahari terbenam di jalan airport timika, ini satu hal.yang sangat luar biasa”.
Saya berharap agar kedepannya Kota Timika bisa terus berkembang dan Perbanyak tempat destinasi wisata agar warga tidak hanya di Jln airport saja tapi harus menikmati keunikan dari kota timika.
Redaksi Papuansphoto,News
Foto sunset di Jln Airport Timika Sabtu 26/12/2020 (Foto: Hendrik.R.Rewapatara)
Papuansphoto,News — ketidakterbukaan terhadap pembagian uang hak Ulayat terhadap sebagian keluarga besar Pepuho terkait, jalan alternatif yang melewati wilayah adat suku Pepuho sehingga mengakibatkan pengeroyokan terhadap Yorgen Pepuho.(Minggu 27/12/2020)
Dalam Rilis yang diterima redaksi sebagian keluarga yang merasa tidak puas terhadap pembagian uang tersebut berencana akan melakukan melakukan pemalangan dan menuntut agar team 5 yang dipercayakan memberikan penjelasan yg detail terhadap jumlah keseluruhan besaran uang tersebut
Kepada media Yorgen pepuho menyampaikan awal mulai kejadian pengeroyokan bermula pada saat iya menanyakan daftar real yg telah diketik dan diserahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Papua.
‘bertempat di buper waena kami telah laksanakan rapat pembahasan terkait proses pembayaran oleh pihak PU Pemprov Papua dan pihak perwakilan keluarga yang dipercayakan ( team 5 ),namun pada proses pembagian yang dilakukan di Para – para adat oleh team 5 mereka tidak menggunakan daftar real yg telah diketik dan diserahkan sebelum proses pembayaran ganti rugi tanah tersebut’
‘dan pada saat saya menanyakan daftar real tersebut saya mendapat penganiayaan dari pihak team 5 tersebut’ katanya
Ditempat yang berbeda dalam pesan singkat kepada media Elly Pepuho yang mendiami wilayah adat tersebut iya menyampaikan dirinya kecewa terhadap Tim 5.
‘saya sangat sayangkan kepada tim 5 yang tidak memberikan hak atas ganti rugi terhadap dirinya dan sebagian besar keluarga Pepuho’
sehingga pada hari senin tanggal 28 Desember 2020 dirinya bersama Saudara Yorgen Pepuho dan kuasa hukum serta keluarga besar Pepuho akan mendatangi kantor PU Pemprov.
‘kami akan mempertanyakan besaran uang ganti rugi dan meminta pihak PU untuk menunjukkan surat perintah pembayaran ganti rugi tanah tersebut,dan apabila jawaban yang diminta tidak memuaskan maka pihak keluarga akan menutup akses jalan tersebut dan melaporkan masalah tersebut ke pihak kepolisian Polda Papua untuk ditindaklanjuti. Tukasnya
Redaksi Papuansphoto,News
Foto saat Pertemuan Rencana penutupan akses jalan alternatif di buper waena ( Foto Dokumen Untuk Redaksi)
Papuansphoto,News — Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Cenderawasih melaksanakan mimbar bebas di Halaman Auditorium Uncen abepura dalam Rangka Memperingati Hari Ham sedunia 10 Desember 2020. (Kamis 10/12/2020)
Dalam Pantauan Langsung Media, Mahasiswa melakukan mimbar bebas yang berjalan secara baik dan mengkampanyekan Isu-isu Ham Papua yang sampai saat ini belum terselesaikan.
Tuntutan Dari Bem.Uncen kepada pemerintah Jokowi (Kamis 10/12/2020) Hendrik.R.Rewapatara-SpBem Uncen Saat Melaksanakan Mimbar bebas di Halaman Auditorium Uncen Abepura (Kamis 10/12/2020) Hendrik.R.Rewapatara-Sp
Ada beberapa poin penting dalam mimbar bebas ini menjadi catatan untuk pemerintahan Jokowi yang mana di tuntut untuk harus segera menyelesaikan tanggung jawab kasus Ham di Papua.
Menolak Lupa :
1.Segera tuntaskan Wamena berdarah dan wasior berdarah
Papuansphoto,News — Pusat Pengembangan Anak (PPA) 0425 Embun hermon toladan kabupaten jayapura melakukan kampanye serta pembagian stiker dalam rangka hari Hiv/Aids pada satu desember 2020 kemarin dalam kampanye ini mereka memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk lebih waspada lagi terhadap Hiv/aids . (selasa 8 desember 2020).
Kepada media Oliver Japutra Giay yang merupakan staf perlindungan anak PPA ID 425 Embun hermon toladan menyampaikan , untuk kampanye serta sosialiasi yang dilaksanakan hari ini di dua tempat yang pertama di bandara udara sentani dan yang kedua dipertigaan kemiri sentani.
Dari kampanye yang kami lakukan ini Respon masyarakat sangatlah mendukung dan juga ada beberapa yang pada saat kita melakukan kampanye tentang hari haiv/aids sedunia ada beberapa masyarakat yang membantu serta mendonasi membantu kami melalui dana dan juga materi.
Masyarakat merespon secara baik kampanye Hiv/aids ini dan mereka juga ingin yang lebih dari ini agar generasi muda untuk selalu terus menjaga kesehatan , menjaga pergaulan jauhi sex bebas agar terhindar dari Hiv/aids.
Ditempat kampanye serta pembagian stiker seorang penjual buah dipertigaan kemiri sentani Ibu Linda kepada media iya menyampaikan ,
Kita masyarakat kecil banyak yang tidak tau terkait Hiv/aids , yang pasti hanya kami sebagian saja yang tau terkait hiv/aids tersebut , bagi anak muda serta pemerintah mereka tidak menyadari bahwa itu penyakit sangat berbahaya dan juga bisa membunuh kita.
Untuk kampanye yang dilakukan oleh anak-anak dari PPA Embun hermon toladan sangat bagus kegiatan yang dilakukan hari ini , yang nantinya akan membuka mata para pejabat serta pemerintah untuk melihat serta memahami bahaya dari penyakit Hiv/aids tersebut. Katanya
Seorang Anak yang sedang memegang stiker Stop Aids ( Hendrik.R.Rewapatara) Selasa 8/12/2020