PapuansphotoNews, – Seperti di Lansir dari Halaman FB dengan nama penulis Andy Ardans iya memaparkan sepengal cerita yang begitu sedih.
Gadis Kecil ini Terjebak Reruntuhan Bangunan rumahnya akibat Bencana Alam dan Bertahan Hidup Selama 3 Hari.
Omayra Sanchez ialah seorang gadis kecil yang memiliki keteguhan hati sangat kuat saat menghadapi segala bentuk bencana yang dialaminya.
Ia merupakan korban dari erupsi letusan gunung berapi di kota Armero, Colombia, pada November 1985.
Ia ditemukan oleh seorang Fotografer, bernama Frank Fournier dalam keadaan setengah badannya terkubur dalam semburan lumpur dan puing-puing reruntuhan bangunan rumahnya sisa-sisa dari akibat erupsi letusan Gunung Nevado del Ruiz.
Bocah asal Armero, Colombia berusia 13 tahun yang malang itu berharap mendapatkan pertolongan segera. Omayra terperangkap dari reruntuhan rumahnya sendiri sehabis menolong neneknya.
Bantuan dari penduduk yang berada disekitarnya dianggap mustahil karena kaki Omayra yang terjepit harus diamputasi dan mereka bukanlah ahli medis. Kemudian mereka pun hanya bisa memberikan pertolongan kecil lalu menghiburnya dengan mengajaknya bernyanyi untuk mengurangi rasa ketakutannya.
Detik-Detik menjelang kematiannya,
Mata Omayra Sanchez memerah, wajahnya membengkak dan tangannya memutih Dia menghadapi kematian dengan keberanian dan martabat.
Dia bisa merasakan bahwa hidupnya sedang berjalan. Siapapun yang berada disitu dan melihat kematiannya pasti tak akan sanggup untuk menahan air matanya. Menjelang akhir kematiannya Omayra menyampaikan salam terakhir untuk sang Ibunda tercinta. Pada pukul 9:45 pagi.
Omeyra Sanchez dinyatakan tewas Karena terpapar, kemungkinan besar karena gangren atau hipotermia. Omayra menderita selama hampir tiga malam, kira-kira 60 jam sebelum dia meninggal.
Selama 3 hari gadis malang ini bertahan hidup terendam air dan lumpur untuk menunggu pertolongan paramedis dari pemerintah. Lambatnya Pemerintah Colombia mengirimkan Tim evakuasi bencana letusan Gunung Berapi Nevado Del Ruiz, ke tempat tersebut. Hingga pemerintah Colombia mendapat jutaan kecaman dari seluruh dunia.
Sumber Penulis : Andy Ardans
Redaksi Papuansphotonews.

